Bupati Franky Wongkar Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Pasca Perselisihan Pemuda Ranomea-Bitung

Berita, Minsel17 Views

Temposulut, Amurang – Pasca terjadinya perselisihan antarkelompok pemuda Kelurahan Ranomea dan Kelurahan Bitung, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., menggelar pertemuan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Rabu (12/8/2026).

Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., menggelar pertemuan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kantor Bupati Minahasa Selatan. (ist)

Pertemuan tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menyusul perselisihan yang terjadi antarkelompok pemuda dari kedua kelurahan tersebut.

Bupati Franky Wongkar mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam meredam potensi konflik serta membangun komunikasi yang baik di tengah masyarakat.

Tokoh agama dan tokoh masyarakat juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi dan mampu menyelesaikan setiap persoalan melalui dialog serta pendekatan persuasif.

Menurut Bupati, keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif.

Upaya menjaga Kamtibmas juga dinilai membutuhkan komunikasi yang terus terbangun di tengah masyarakat sehingga setiap potensi persoalan dapat diantisipasi dan diselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi serta mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengedepankan persatuan, menjaga hubungan antarmasyarakat dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Pertemuan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Selatan Sonny Makaenas, A.P., S.I.P., M.Si.; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Minahasa Selatan Ifke Pondaag, S.E., M.M.; serta Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Minahasa Selatan Drs. Benny V. J. Lumingkewas.

Turut hadir para camat di wilayah Amurang Raya, yakni Camat Amurang Petrus Ulaan, S.T.; Camat Amurang Timur Meylisa Aring, S.STP., M.Si.; Lurah Ranomea Novke Pongajow, S.TP., M.Si.; dan Lurah Bitung Yanti Sumual.

Hadir pula para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kelurahan Ranomea dan Kelurahan Bitung.

Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi seluruh pihak dalam menjaga Kamtibmas sekaligus mencegah munculnya kembali perselisihan di tengah masyarakat. (dwo)