Pemprov Sulut Gelar Nikah Massal Harganas, Gubernur dan Bupati Minsel Jadi Saksi Mempelai

Berita, Manado9 Views

Temposulut, Manado – Sebanyak 130 pasangan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara mengikuti Pencatatan Nikah Massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Selasa (21/7/2026). Dari jumlah tersebut, 10 pasangan berasal dari Kabupaten Minahasa Selatan.

Pencatatan Nikah Massal yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026. (ist)

 

Dalam prosesi tersebut, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., bertindak sebagai saksi mempelai pria, sedangkan Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menjadi saksi mempelai wanita. Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap terbentuknya keluarga yang sah secara hukum dan kuat sebagai pilar utama kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, para pasangan tidak hanya memperoleh pengakuan administratif atas pernikahan mereka, tetapi juga mendapatkan kepastian hukum yang menjamin berbagai hak keperdataan, termasuk administrasi kependudukan, perlindungan keluarga, serta hak-hak anak di masa mendatang.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Minahasa Selatan, Samuel Tandaju, S.E., menyampaikan bahwa pencatatan perkawinan bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan langkah penting dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Menurutnya, keluarga yang dibangun di atas komitmen, tanggung jawab, dan kepastian hukum akan menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, berkualitas, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama pemerintah kabupaten dan kota kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan, meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat. (dwo)