Bupati Franky Wongkar Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Lewat Peninjauan Posko Siaga

Berita, Minsel8 Views

Temposulut, Amurang – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., meninjau langsung Posko Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berada di depan Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kecamatan Amurang Timur, Kamis (6/8/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan sistem koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., meninjau langsung Posko Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berada di depan Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kecamatan Amurang Timur. (ist)

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya risiko kebakaran akibat cuaca ekstrem dan berkurangnya curah hujan. Bupati menegaskan bahwa kesiapan seluruh unsur menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana serta melindungi keselamatan masyarakat dan lingkungan.

Keberadaan Posko Siaga Karhutla merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Nomor 500.8.5.4/26.4165/SEKR-BPBD tentang Peningkatan Kesiapsiagaan dalam Rangka Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sulawesi Utara. Posko ini menjadi pusat koordinasi untuk menerima laporan masyarakat, memantau perkembangan situasi di lapangan, mengoordinasikan penanganan lintas sektor, serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat apabila terjadi keadaan darurat.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan kesiapan personel, peralatan, serta mekanisme operasional yang telah disiapkan. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Bupati Franky Donny Wongkar juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan, meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada pemerintah atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di lingkungan sekitar.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan menjadi kunci untuk menekan risiko terjadinya kebakaran selama musim kemarau.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terus memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna membangun sistem penanggulangan bencana yang tanggap, terkoordinasi, dan efektif.

Melalui keberadaan Posko Siaga Karhutla, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berharap upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara lebih optimal, sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi tetap terjaga di tengah tantangan musim kemarau. (dwo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *